Kesadaranpemerintah London lantaran mengingat harga tanah yang semakin mahal hingga semakin sulitnya mendapatkan lahan guna membangun - Property - okezone economy
akeeO. Tips & Saran 12 Mei 2021 Anda ingin membeli atau menjual tanah? Usahakan untuk membeli tanah ketika harganya sedang turun. Sebaliknya, jual tanah ketika harganya sedang naik. Sebelum itu, sebaiknya Anda ketahui dulu apa saja faktor yang mempengaruhi harga tanah. Hal ini dikarenakan tanah memiliki spesifikasi khusus agar dapat terjual mahal. Untuk itu, simaklah penjelasan mengenai faktor yang mempengaruhi harga dibawah ini. Faktor Yang Mempengaruhi Harga Tanah Di Tahun 2021 Tanah merupakan salah satu investasi yang secara kualitas nilainya hampir sama dengan emas. Hampir setiap tahun harga tanah tidak pernah turun. Akan tetapi, tidak dipungkiri juga kalau suatu waktu harga tanah bisa turun perlahan ataupun drastis. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Bagi Anda para milenial yang ingin menekuni bidang investasi tanah, Anda harus tahu faktor-faktor yang membuat harga tanah bisa naik ataupun turun. Hal ini bertujuan agar meminimalisir adanya kerugian ketika berinvestasi. Faktor yang mempengaruhi harga tanah adalah 1. Lokasi Tanah Seperti yang sudah Anda tahu, harga tanah di setiap daerah pasti berbeda-beda. Hal ini dikarenakan lokasi merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap harga tanah. Harga tanah yang jauh dari pusat fasilitas akan lebih murah dari harga tanah yang dekat dengan pusat fasilitas. Peluang terjualnya tanah juga akan semakin tinggi jika lokasi tanah mudah dijangkau dan dekat dengan fasilitas. Para investor akan lebih tertarik dengan lokasi tanah yang mudah dijangkau dan dekat dengan pusat fasilitas. Hal ini dikarenakan tanah tersebut akan lebih menguntungkan ketika didirikan bangunan di atasnya. 2. Permintaan Pembangunan Permintaan pembangunan juga mempengaruhi harga tanah. Semakin banyak permintaan pembangunan di suatu daerah, harga tanah juga akan semakin naik. Sebaliknya, jika permintaan pembangunan tidak banyak, harga tanah cenderung stagnan dan lebih murah. Permintaan pembangunan biasanya terjadi di kota-kota yang sedang berkembang. 3. Objek Yang Berada Di Atas Tanah Adanya objek di atas tanah juga mempengaruhi harganya. Hal ini dikarenakan objek tanah juga memiliki nilai ekonomis tersendiri. Semakin banyak manfaat dari objek yang berada di atas tanah, semakin mahal pula harganya. Berbeda dengan tanah kosong atau tidak memiliki objek di atasnya. Harganya cenderung lebih murah. 4. Rawan Tidaknya Terkena Bencana Alam Sebenarnya faktor ini tidak terlalu berpengaruh pada harga tanah yang lokasinya terlanjur menjadi pusat kegiatan masyarakat dan mudah dijangkau. Meskipun di daerah rawan bencana, harga tanah tersebut akan tetap mahal. Hal ini dikarenakan daerah tersebut akan tetap menjadi pusat kegiatan masyarakat meskipun rawan bencana alam. Sementara untuk efek ke depannya akan tetap diminimalisir. Berbeda dengan daerah yang sulit dijangkau, sepi, dan rawan terkena bencana. Harga tanah di daerah tersebut cenderung murah. 5. Biaya Administrasi Biaya administrasi juga mempengaruhi harga tanah. Jadi ketika Anda membeli tanah, tidak serta merta Anda hanya membeli tanah saja. Akan tetapi ada administrasi yang harus dilengkapi dan dibayar. Seperti, PPN, akta jual-beli, notaris, sertifikat, dan lain-lain. Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi harga tanah di tahun 2021. Sebenarnya masih ada banyak lagi faktor yang mempengaruhi. Akan tetapi, secara garis besar kelima faktor di atas sudah mewakili semuanya. Di tahun 2021 ini bisnis properti seperti jual-beli atau sewa tanah dan bangunan masih cukup menjanjikan. Jadi, kunjungilah untuk informasi yang lain mengenai dunia properti. Platform tersebut merupakan platform properti online yang dikelola oleh anak bangsa sendiri. Disana tersedia banyak informasi seputar dunia properti. Anda juga dapat belajar mengenai investasi di platform tersebut.
1. A B C D E 2. A B C D E 3. A B C D E 4. A B C D E 5. A B C D E 6. A B C D E 7. A B C D E 8. A B C D E 9. A B C D E 10. A B C D E 11. A B C D E 12. A B C D E 13. A B C D E 14. A B C D E 15. A B C D E Soal Post Test Kerjakan soal berikut ini dengan memberi tanda silang X pada setiap pilihan jawaban a, b, c, d, e dengan benar. Waktu mengerjakan 15 menit 1. Semakin lama sewa tanah akan semakin mahal, hal ini disebabkan.... a. Upah penggali tanah semakin turun b. Jumlah yang ditawarkan meningkat jika harga naik c. Upah penggali tanah semakin mahal d. Penawaran akan tanah tetap dan tidak bertambah e. Sewa gedung semakin lama semakin naik 2. Teori sewa tanah yang mengemukakan bahwa tinggi rendahnya sewa tanah disebabkan oleh adanya perbedaan tingkat kesuburan tanah disebut teori.... a. Letak tanah b. Sewa optimal c. Kaum fisiokrat d. Harga sewa deviasi e. Sewa tanah differensial 3. Imbalan yang diterima rumah tangga konsumsi bila memberikan faktor produksi tenaga kerja adalah.... a. Bunga b. Jasa c. Barang d. Sewa e. Upah 4. Jika Pak Santoso memiliki saham 100 lot saham PT Telkom dan hendak menjual saham sebanyak 50 lot sahamnnya, maka ak Santoso harus menjual ke.... a. Pasar induk b. Pasar primer c. Pasar sekunder d. Pasar faktor produksi e. Pasar produk 5. Faktor penentu tinggi rendahnya upah tenaga kerja adalah.... a. Tinggi rendahnya kemampuan tenaga kerja dan keinginan pemerintah b. Jumlah permintaan dan permintaan tenaga kerja serta jumlah perusahaan c. Jumlah penduduk dan kemampuan tenaga kerja d. Jumlah permintaan dan penawaran tenaga kerja serta jumlah penduduk e. Jumlah penawaran dan permintaan serta kemampuan tenaga kerja 1 Perhitungan upah sangat rendah 2 Pekerja bekerja dengan teliti 3 Pengawasan dapat dikurangi 4 Pekerja berusaha bekerja cepat Yang merupakan kebaikan upah menurut waktu adalah... a. 2 dan 4 b. 2 dan 3 c. 1 dan 3 d. 1 dan 2 e. 3 dan 4 7. Di dalam pasar faktor produksi akan dijumpai penawaran dan permintaan atas unsur-unsur berikut ini, kecuali.... a. Tenaga kerja b. Tanah c. Pengusaha d. Barang dan jasa e. Modal 8. Jika Pak Santoso memiliki saham 100 lot saham PT Telkom dan hendak menjual saham sebanyak 50 lot sahamnnya, maka ak Santoso harus menjual ke.... a. Pasar induk b. Pasar primer c. Pasar sekunder d. Pasar faktor produksi e. Pasar produk 9. Dari pernyataan berikut yang merupakan jenis pasar input, kecuali.... a. Pasar modal b. Pasar mobil c. Pasar Tenaga Kerja d. Pasar Tanah e. Pasar Kewirausahaan memperoleh keuntungan dari.... a. Jumlah produksi dan bunga modal b. Bunga modal dan upah pengusaha c. Upah pengusaha d. Keuntungan usaha e. Bunga modal a. Jumlah yang ditawarkan sedikit bila harga turun b. Penawaran atas tanah bukan selalu bertambah c. Penawaran atas tanah tidak akan bertambah atau berkurang d. Jumlah yang ditawarkan meningkat bila harga naik e. Penawaran atas tanah akan selalu berkurang pasar persaingan sempurna proses terbentuknya pasar tenaga kerja adalah.... a. Tenaga kerja bebas melakukan penawaran dan tidak terikat oleh organisasi pekerja b. Penawaran tenaga kerja tidak secara individu, tetapi tergabung dalam organisasi pekerja c. Perekrutan tenaga kerja dilakukan dengan mediator pemerintah sehingga tidak ada yang dirugikan dan diuntungkan d. Tenaga kerja dan pengusaha sama-sama tergabung dalam organisasinya masing-masing e. Permintaan tenaga kerja dilakukan secara kolektif oleh perusahaan yang tergabung dalam serikat pengusaha lama sewa tanah akan semakin mahal, hal ini disebabkan.... a. Upah penggali tanah semakin mahal b. Sewa gedung semakin lama semakin baik c. Jumlah yang ditawarkan meningkat jika harga naik d. Penawaran akan tanah tetap dan tidak bertambah e. Upah penggali tanah semakin turun ini adalah macam-macam sistem upah, kecuali.... a. Normal b. Produktivitas c. Besi d. Borongan e. Etika ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan permintaan terhadap faktor produksi alam/tanah semakin meningkat, kecuali.... a. Kemajuan teknologi b. Perluasan perkantoran c. Pertambahan jumlah penduduk d. Perusahaan perumahan 1. A B C D E 2. A B C D E 3. A B C D E 4. A B C D E 5. A B C D E 6. A B C D E 7. A B C D E 8. A B C D E 9. A B C D E 10. A B C D E 11. A B C D E 12. A B C D E 13. A B C D E 14. A B C D E 15. A B C D E Soal Pre Test Kerjakan soal berikut ini dengan memberi tanda silang X pada setiap pilihan jawaban a, b, c, d, e dengan benar. Waktu mengerjakan 15 menit 1. Di dalam pasar faktor produksi akan dijumpai penawaran dan permintaan atas unsur-unsur berikut ini, kecuali.... a. Tenaga kerja b. Tanah c. Pengusaha d. Barang dan jasa e. Modal 2. Beberapa alasan yang mendasari seseorang untuk memiliki uang tunai atau likuid menurut J. M. Keynes adalah sebagai berikut a. Motif transaksi dan motif cadangan b. Motif spekulatif dan motif berkembang c. Motif berjaga-jaga dan motif spekulatif d. Motif spekulatif dan motif bergerak e. Motif transaksi dan motif transfer 3. Dalam sistem pembayaran bunga modal ada beberapa teori yang dikemukakan oleh beberapa ahli antara lain, kecuali….. a. Von Bohm Bawerk b. Nassau William Senior c. David Ricardo d. Jean Babptiste Say e. Keynes 4. Imbalan yang diterima rumah tangga konsumsi bila memberikan faktor produksi tenaga kerja adalah.... a. Bunga b. Jasa c. Barang d. Sewa e. Upah 5. Faktor penentu tinggi rendahnya upah tenaga kerja adalah.... a. Tinggi rendahnya kemampuan tenaga kerja dan keinginan pemerintah b. Jumlah permintaan dan permintaan tenaga kerja serta jumlah perusahaan d. Jumlah permintaan dan penawaran tenaga kerja serta jumlah penduduk e. Jumlah penawaran dan permintaan serta kemampuan tenaga kerja 6. Dari pernyataan berikut yang merupakan jenis pasar input, kecuali.... a. Pasar modal b. Pasar mobil c. Pasar Tenaga Kerja d. Pasar Tanah e. Pasar Kewirausahaan 7. Sistem yang memberikan kesempatan pada pekerja untuk membeli saham perusahaan, sehingga disamping mendapat upah, mereka juga mendapat dividen disebut upah.... a. Upah indeks b. Upah skala c. Upah partisipasi d. Upah co-partnership e. Upah borongan 8. Kemampuan menggabungkan ketiga faktor produksi lainnya sehingga dapat menghasilkan nilai lebih berupa laba/profit disebut pasar.... a. Pasar modal b. Pasar kewirausahaan c. Pasar tenaga kerja d. Pasar tanah e. Pasar input 9. Faktor-faktor yang menyebabkan permintaan terhadap faktor produksi alam/tanah semakin meningkat, kecuali.... a. Kemajuan teknologi b. Perluasan perkantoran c. Pertambahan jumlah penduduk d. Perusahaan perumahan e. Naiknya harga hasil pertanian tanah semakin lama akan semakin mahal, hal ini disebabkan karena.... a. Upah penggali tanah semakin mahal b. Sewa gedung semakin lama semakin baik c. Jumlah yang ditawarkan meningkat jika harga naik d. Penawaran akan tanah tetap dan tidak bertambah e. Upah penggali tanah semakin turun menjadi wirausahawan yang berhasil adalah sebagai berikut a. Mempunyai pengetahuan yang luas mengenai dunia bisnis b. Mempunyai pengalaman dan kemampuan praktis dalam memimpin organisasi c. Berpikir rasional d. Mampu bekerja keras, mempunyai inisiatif, terbuka, dan menghargai orang lain. e. Semua benar ini kebaikan-kebaikan sistem upah 1 Perhitungan upah sangat rendah 2 Pekerja bekerja dengan teliti 3 Pengawasan dapat dikurangi 4 Pekerja berusaha bekerja cepat Yang merupakan kebaikan upah menurut waktu adalah... a. 2 dan 4 b. 1 dan 2 c. 2 dan 3 d. 3 dan 4 e. 1 dan 3 satu ciri penawaran sumber daya tanah adalah sebagai berikut.... a. Penawaran atas tanah tidak akan bertambah atau berkurang b. Jumlah yang ditawarkan sedikit bila harga turun c. Penawaran atas tanah bukan selalu bertambah d. Jumlah yang ditawarkan meningkat bila harga naik e. Penawaran atas tanah akan selalu berkurang ini merupakan macam-macam sistem upah, kecuali.... a. Diskriminasi b. Alam c. Besi d. Normal e. Etika 1 Balas jasa yang diterima disebut uang 2 Permintaan datang dari pengusaha 3 Permintaan dipengaruhi oleh “rate of return” 4 Penawaran datang dari pengusaha 5 Balas jasa yang diterima berupa interest Yang merupakan ciri-ciri pasar faktor produksi modal adalah.... a. 1, 2, dan 3 b. 2, 3, dan 5 c. 3, 4, dan 5 d. 1, 4, dan 5 e. 1, 3, dan 5 1. A B C D E 2. A B C D E 3. A B C D E 4. A B C D E 5. A B C D E 6. A B C D E 7. A B C D E 8. A B C D E 9. A B C D E 10. A B C D E 11. A B C D E 12. A B C D E 13. A B C D E 14. A B C D E 15. A B C D E
- Jika kita membeli sebidang tanah saat ini, hampir bisa dipastikan harga tanah yang kita miliki telah naik lima tahun ke depan. Itu hampir bisa dipastikan, khususnya jika tanah yang kita miliki berada di kawasan kota, atau di tempat yang terus mengalami pertumbuhan. Semakin cepat pertumbuhan yang terjadi di kawasan tersebut, semakin tinggi pula kenaikan harga tanah yang kita miliki. Kenyataannya, tanah memang salah satu investasi yang dinilai menguntungkan, karena harganya yang terus naik. Sangat jarang—bahkan nyaris tidak pernah—kita mendengar ada tanah yang harganya turun. Di mana pun, harga tanah selalu mengalami kenaikan, meski kadang naiknya hanya sedikit. Mengapa harga tanah terus naik dan makin mahal? Sebenarnya, jawaban untuk pertanyaan itu sederhana. Seperti pada barang apa pun, kenaikan harga akan mengikuti permintaan. Semakin tinggi permintaan, semakin tinggi pula harganya. Terkait tanah, jumlah tanah bisa dibilang tak pernah bertambah, sehingga harganya terus naik seiring naiknya permintaan. Permintaan terhadap tanah dari tahun ke tahun kian meningkat, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Sementara, pasokan tanah tidak sebanding dengan besarnya jumlah permintaan. Hal itu yang menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan harga tanah sangat tinggi. Terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, sebagai pusat arus urbanisasi. "Memang betul kenaikan harga tanah itu tinggi di Jakarta, karena demand-nya itu besar pada jangka waktu yang pendek. Ini drive-nya banyak, demand-nya tinggi, tapi supply-nya terbatas," kata Direktur Eksekutif Jakarta Property Insitute Wendy Haryanto, kepada media. Pertumbuhan penduduk DKI Jakarta terbaru mencapai 1,43 persen, dan tak pernah kurang dari 1 persen di tahun-tahun sebelumnya. Persentase tersebut kian meningkat, terutama pasca warga Jakarta kembali dari mudik. Melihat tingginya angka pertumbuhan penduduk, tak heran bila permintaan akan tanah tinggi. Terutama tanah yang dijadikan untuk lahan tempat tinggal, di lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan pusat komersial atau perkantoran. Berdasarkan data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan PPDPP pada tahun 2015, jumlah angka kebutuhan rumah atau backlog sebesar 11,37 juta. Dari jumlah tersebut, 1,27 juta di antaranya berada di Jakarta. "Di Jakarta itu enggak pernah ada harga tanah yang turun, kan. Kalau dia sudah naik, kalau pun dia tidak terjual yang sudah flat saja. Mungkin tidak akan turun," imbuh Wendy. Inovasi Sampai saat ini, Jakarta masih menjadi magnet bagi masyarakat daerah dalam mencari kerja. Pertumbuhan ekonomi Jakarta pun terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, yaitu dari 5,58 persen pada tahun 2015 menjadi 5,78 persen 2016 dan 6,48 persen 2017. Dampaknya, kesempatan kerja pun semakin bertambah, serta peluang bagi keluarga maupun perorangan dalam mengubah tataran kehidupan ekonomi dan sosial mereka semakin terbuka. Kendati pertumbuhan ekonomi turut mendorong pertumbuhan penghasilan, namun kenaikan pendapatan masyarakat pun tidak serta merta langsung melambung tinggi. "Ujung-ujungnya, yang akan sabar itu konsumen. Karena daya belinya tidak secepat itu melompat seperti harga jual tanah. Kalau harga jual tanahnya mahal, pembangunannya tetap sama harganya, tapi kan unit yang dijual harganya tinggi," kata Wendy. Untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen, tak sedikit pengembang yang berinovasi membuat unit hunian tejangkau. Mulai dari segi ukuran hingga pemilihan material yang relatif lebih murah namun tetap berkualitas. "Sekarang kalau kita lihat, unit dari apartemen itu mengecil di tengah kota. Kenapa? Karena dia bisa jual dengan harga lebih terjangkau," sebut Wendy. Naik 33 Persen Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia, Hari Ganie, menyebut kenaikan harga tanah di Jakarta termasuk salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan kota besar lain di Asia. "Kita tahu harga tanah di Jakarta saja itu saya denger dari survei itu naik antara 22 sampai 33 persen per tahun. Itu tertinggi di Asia," kata Hari. Menurut dia, penyebab tingginya kenaikan harga tanah dipicu lantaran belum adanya Rencana Detail Tata Ruang RDTR di setiap wilayah Indonesia. Jakarta sendiri diketahui telah memiliki RDTR, namun tingkat kenaikan harga tanahnya masih tinggi. Dengan adanya RDTR, ia menambahkan, peruntukkan lahan di sebuah kawasan menjadi lebih jelas. Selain itu, proses pengurusan izin pun bisa dilakukan lebih cepat. Selama ini, kebanyakan daerah baru memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah RTRW yang menjadi acuan dalam pemberian izin pengembangan wilayah. Namun, hal itu dipandang tidak cukup. "Karena RTRW sangat global dan harus diturunkan di RDTR. Kalau itu RDTR sudah ada, kepastian tentang perizinan dan kepastian tata ruang akan jauh lebih baik," tutupnya. Baca juga Uang Muka Kredit Rumah Kini Makin Murah
Inggris merupakan salah satu negara yang pernah menjajah Indonesia, walaupun tidak lama seperti negara lainnya namun penjajahan Inggris yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles ini memiliki dampak besar terhadap Indonesia, salah satunya adalah sistem yang pertanian Indonesia yang kala itu mengalami kerugian besar akibat sistem yang diterapkan oleh Raffles, yaitu sewa sewa tanah pada masa penjajahan membuat rakyat semakin sengsara, seperti apa ketentuan sistem tersebut? berikut ini telah rangkum penjelasannya. Yuk simak dengan baik! Sistem Sewa TanahPexels/KellySistem sewa tanah adalah suatu kebijakan yang mewajibkan rakyat Indonesia menyewa tanah yang dikuasai oleh Penjajah system atau Landelijk stelsel bertujuan untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari Indonesia yang kaya akan hasil tanamannya, oleh karena itu untuk dapat menanam rakyat perlu menyewanya. Editors' PicksKetentuan Sistem Sewa TanahPexels/Caner CevirgenDari tujuannya saja sudah terbukti bahwa sistem ini merugikan rakyat Indonesia kala itu, dan berikut merupakan ketentuan dari sistem sewa tanah yang dibuat oleh penjajah InggrisPetani wajib menyewa tanah, walaupun tanah tersebut adalah miliknyaHarga sewa tanah bergantung pada kondisi tanah, semakin subur tentunya akan semakin mahalPembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai, tidak bisa dengan penukaran barangPenduduk atau rakyat yang tidak memiliki tanah dikenakan pajak kepala Pelaksanaan Sistem Sewa TanahPexels/Mark StebnickiDalam pelaksanaannya sistem sewa tanah ini sangatlah membebankan bagi rakyat Indonesia kala itu, terlebih bagi rakyat yang tidak memiliki tanah dan diberikan sewa tanah dipungut per desa dan menyesuaikan produktivitas tanahnya, sawah kelas satu diberikan pajak sebesar 50% sedangkan kelas dua 40% dan kelas tiga dikenakan 33% diminta membayar pajak berupa uang tunai, namun jika terpaksa tidak ada uang boleh dibayar dengan beras, pajak diserahkan kepada kepala desa lalu disetorkan pada kantor residen. Akhir Sistem Sewa TanahPexels/Plato TerentevUntungnya sistem sewa tanah ini yang diharapkan dapat mengembangkan perkomonian para penjajah, malah gagal diterapkan di Indonesia karena dianggap banyak memiliki kelemahan dan malah tidak menghasilkan keuntungan yang faktor kegagalan sistem sewa tanah adalahPeran kepala desa dan bupati lebih kuat dibanding para penjajahBudaya dan kebiasaan petani Indonesia yang sulit diubahKurangnya pengawasan pemerintahAkhirnya pada 1830 sistem sewa tanah dihapuskan dan digantikan dengans sistem tanam paksa oleh pemerintah Van den Bosch yang lebih merugikan rakyat ketentuan sistem sewa tanah yang dibuat oleh Raffles pada masa penjajahan Inggris selama 5 tahun. Semoga informasi ini bermanfaat! Baca JugaApa Itu Hutan Konservasi? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya15 Bentuk Partisipasi dalam Usaha Bela NegaraEtnosentrisme Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya
RumahCom – Sesungguhnya ada banyak hal yang bikin harga tanah terus naik. Itu sebabnya banyak orang yang tertarik untuk berinvestasi dengan membeli tanah mengingat harganya yang terus melonjak setiap tahunnya. Dan dari sisi investasi ini jelas prospek yang menguntungkan. Harga tanah memang selalu terus naik dan tak ditentukan oleh faktor tunggal. Dan yang menarik, meski lokasi menjadi faktor penting ketika investasi di bidang properti, tapi di mana pun lokasi tanahnya harganya dapat dipastikan cenderung naik setiap tahunnya. Untuk mendapatkan informasi properti secara komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia, Anda bisa telusuri Property Index. Dan untuk mengetahui faktor-faktor yang bikin harga tanah terus naik, simak poin-poin berikut ini Lokasi Tanah Strategis Seperti yang kita ketahui bersama, semakin strategis lokasi tanah maka semakin tinggi pula harga jualnya. Peningkatan harga tanah memang mengacu pada pemahaman tersebut. Lokasi tanah strategis amat ditentukan oleh pertimbangan ekonomis. Misalnya sebidang tanah yang hendak dibeli atau Anda miliki berada di pusat kota, dekat dari pusat pemerintahan, dan pusat bisnis. Belum lagi apabila kualitas lingkungan fisik dan lingkungan sosialnya mendukung. Seperti tersedianya fasilitas umum dan utilitas umum. Otomatis tanah yang lokasinya berdekatan dengan jalan lingkungan tertata berdasar blok plan, saluran drainase, jaringan listrik, jaringan PDAM, juga taman lingkungan, dan lainnya membuat harga tanahnya makin istimewa. Apalagi jika fasilitas tersebut berada di tanah yang ada di kawasan perumahan. Dengan sendirinya, fasilitas standar dan penunjang tersebut membuat nilai ekonomisnya semakin tinggi. Bukan hanya rumah, tanah pun bisa di kredit lewat Kredit Pemilikan Tanah KPT. Simak video panduan cara mengajukannya. Penguasaan Tanah oleh Beberapa Pihak Kenyataannya harga tanah bisa meningkat disebabkan oleh penguasaan tanah yang dilakukan beberapa pihak. Pihak-pihak tertentu ini biasanya adalah para pengembang, investor, serta kumpulan pemilik modal. Mereka bisa membeli lahan dalam skala ribuan hektare kemudian diolah dan dijual kembali. Dengan begitu mereka bisa meraup keuntungan dua hingga tiga kali lipat berkat penjualan tanah. Semakin banyak pengembang dan investor yang melakukan ini maka harga tanah akan terus meningkat. Meningkatnya Permintaan Properti Permintaan pembangunan properti, terutama perumahan, menjadi salah satu faktor penyebab harga tanah meningkat. Pasalnya perkembangan properti di Indonesia terus meningkat, khususnya di Jakarta. Saat ini hampir semua jenis rumah diminati masyarakat. Mulai rumah subsidi, rumah tapak, maupun rumah komersial. Permintaan properti yang melaju kencang ini turut ditunjang oleh pertumbuhan ekonomi yang membaik dan meningkatnya investasi dalam sektor ini. Bukan hanya Jakarta, para pengembang juga banyak merambah daerah-daerah pinggiran Jakarta seperti Serpong, Cisauk, Depok, dan lainnya. Enam tahun lalu bila harga tanah di Cisauk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bisa dijual Rp 200 ribu per meter persegi, kini saat raksasa properti seperti Sinar Mas Land agresif membangun di kawasan itu, harga lahan melejit menjadi Rp 5 jutaan per meter persegi. Terletak di Kawasan Padat Penduduk Tanah yang terletak di kawasan padat penduduk harganya juga akan cenderung terus meningkat. Hal ini diperkuat fakta bahwa tanah yang terletak di kawasan penduduk lazimnya menuai aktivitas pembangunan dan ekonomi lebih tinggi daripada kawasan yang kurang padat penduduk. Semakin maju kawasannya maka semakin mahal harga tanahnya. Biasanya juga para pengembang akan berburu tanah di kawasan yang memang padat penduduk karena lebih laku dan mudah saat menjualnya. Tanah yang berada di kawasan padat penduduk atau perumahan umumnya telah memiliki legalitas yang lebih lengkap dan aman. Legalitas di sini dalam bentuk Sertifikat Hak Milik SHM. Keberadaan Benda-benda di Atas Tanah Ternyata meningkatnya harga tanah juga dipengaruhi oleh keberadaan benda-benda yang terletak di atasnya. Benda-benda tersebut bisa berupa bangunan tertentu maupun tanaman yang bernilai ekonomis serta produktif. Sebagian orang memang masih menyangsikan hal ini, tapi pada kenyataannya dengan adanya tanaman produktif dan ekonomis seperti kelapa, karet, kopi, cokelat hingga sawit terbukti mumpuni meningkatkan harga tanah. Apalagi jika tanaman tersebut bisa dibudidayakan dan menghasilkan keuntungan pula. Itulah faktor-faktor yang bikin harga tanah terus naik. Dan untuk menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di suatu lokasi kunjungi juga review properti persembahan Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Wahyu ArdiyantoPenulis adalah editor di Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke Wahyuardiyanto atau melalui Twitter orang_rumah.
semakin lama sewa tanah akan semakin mahal hal ini disebabkan